Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif

Minggu, 19 Agustus 2018

Danramil Sawangan Hadiri Milad Muhammadiyah



SAWANGAN- Komandan Koramil 12/Sawangan Kodim 0705/Magelang Kapten Inf Sukenang menghadiri upacara Milad Muhammadiyah 109  yang di lapangan Dusun Klangon Desa Sawangan, Senin  (20/08) 

Ketua  Muhammadiyah, Kecamatan  Sawangan H .Khomarudin M. P. H  dalam amanatnya di hadapan peserta upacara mengungkapkan peran besar Muhammadiyah dan umat Islam dalam perjuangan kemerdekaan. Dia bahkan menyebut bahwa TNI adalah bagian dari Muhammdiyah dan umat Islam. Demikian pula sebaliknya.

Salah satu yang dicontohkannya adalah Panglima Besar Jenderal Soedirman. Pada awal kemerdekaan, Soedirman tidak hanya tercatat sebagai kader Muhammadiyah, tapi juga tokoh sentral TNI.

"Maka bagi kami TNI adalah bagian dari Muhammadiyah dan umat Islam, dan umat Islam serta Muhammadiyah bagian tak terpisahkan dari TNI," kata Komarudin , saat memberikan sambutan dalam upacara  milad  Muhammadiyah ke  109 .

Sejak awal, kata Komarudin , Muhammadiyah dan umat Islam pra kemerdekaan berjuang dengan pengorbanan jihad fisabilillah. Tak ayal jika kemudian banyak tokoh pejuang berasal dari kader Muhammadiyah.

"Atas nama  Muhammadiyah, kami ucapkan selamat datang kepada Muspika kecamatan Sawangan dan tamu undangan yang telah berkenan hadir dalam upacara Mild Muhammadiyah ke rumah 109 kali ini.,Makanya bagi kami tidak ada kamus NKRI dan Pancasila terpisah dari umat. Siapa yang meragukannya, dia perlu belajar kembali sejarah Indonesia," pungkasnya.

Danramil Kapten Inf Sukenang , dalam Sambutan nya mengatakan "Apa yang dikatakan Ketua (Muhammadiyah) benar bahwa panglima pertama TNI itu adalah kader Muhammadiyah. Mengapa saya harus berbicara di sini, karena Muhammadiyah adalah cikal bakal perjuangan bangsa," paparnya.

Sukenang melanjutkan, bangsa Indonesia sejak awal kemerdekaannya tidak bisa dilepaskan dari Muhammadiyah. Oleh sebab itu, tidak cukup jika usaha menjaga kesatuan bangsa hanya diserahkan kepada TNI dan Polri saja, melainkan harus didukung ulama, santri, dan para kader Muhammadiyah.(pendimmgl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar