MAGELANG-- Sebanyak 60 anggota Satlinmas (Satuan Pelindung Masyarakat) perwakilan dari masing-masing Desa se-Kecamatan Candimulyo mengikuti kegiatan pembinaan di Kecamatan Candimulyo Senin (03/9).
Kegiatan yang diprakarsai oleh
Forkopimcam yang dipusatkan di aula Kecamatan tersebut mendapat
antusiasme dari para perserta. Hadir dalam acar tersebut antara lain, Camat
Candimulyo yang diwakili Sekcam Budi Iriyanto S.Sos,
Danramil-10/Candimulyo Kapten Kaveleri Winarto, Kapolsek AKP Suharto
serta Kasi (Trantib) Ketentraman dan ketertiban Kecamatan Marwoto. S.
Sos.
Pembinaan terhadap para Satlinmas kali
ini dipandang sangat perlu, sebab tugas serta keberadaan para Satlinmas
diwilayah adalah sebagai salah satu bentuk sinergitas bersama antar semua
lapisan masyarakat dalam menjaga keamanan dan keutuhan negara Republik
Indonesia dari berbagai bentuk ancaman dan hambatan yang akan merusak dan
merongrong keutuhan NKRI.
Sebagai nara sumber, Komandan
Satuan kewilayahan, Danramil-10/Candimulyo Kapten Kaveleri Winarto, dalam
sambutanya menekankan tentang arti pentingnya tugas Satlinmas
dimasyarakat yang begitu sentral dalam mewujudkan situasi kedamaian dan
keamanan dalam wilayah tertentu sebelum kejadian tersebut menjadi lebih luas
dan berkembang.
Mengingat hal demikian, Winarto
senantiasa mengajak kepada para peserta agar selalu ikut pro aktif
terhadap perkembangan situasi wilayahnya sebelum anggota Koramil maupun Polsek
terjun ke lapangan. Satlinmas merupakan mata dan telinga bagi warga masyarakat
wilayah sekitar, sehingga peran sertanya selalu dipandang begitu penting
sebagai garda terdepan selain TNI-Polri, "Ujarnya".
Winarto menambahkan, bahwa jaman
sekarang banyak anak-anak yang terjerumus kedalam hal yang negatif seperti minuman
keras, bahkan ada yang memakai narkoba. Sungguh ironis memang, namun begitulah
adanya. Memandang fenomena jaman globalisasi saat ini, yang segala sesuatu
informasi dengan mudah didapat dari media online tentunya hal ini sangat
berpengaruh terhadap perkembangan anak dimasa kini.
Meskipun tak dipungkiri banyak segi positifnya
dari menggunakan media online tersebut, akan tetapi sisi negatifnyapun juga
sangat mengkhawatirkan, khususnya bagi generasi muda. Bagi yang mempunyai putra
puteri yang masih sekolah, arahkan mereka ke jenjang sekolah yang sudah jelas
arah idiologi dan dasar pendidikanya, jangan sampai salah masuk ke
lembaga pendidikan yang terindentifikasi mengajarkan faham radikalisme, yang
nantinya akan menciptakan teroris baru yang bisa mengganggu kestabilan keamanan
wilayah, terutama Candimulyo.
Untuk sementara waktu, wilayah
candimulyo sampai saat ini masih dalam situasi kondusif, artinya tidak ada
kejolak yang sangat menonjol. Hal ini tentunya berkat kerjasama dan sinergitas
semua lapisan masyarakat dengan pemerintah serta aparat TNI-Polri yg dibantu
Satlinmas di Desa masing-masing. Terima kasih atas kerjasamanya selama ini,
namun jangan sampai lengah terhadap perkembangan situasi wilayahnya. Cegah dan
laporkan segala sesuatu kegiatan yang sifatnya mencurigakan dan mengandung
unsur radikalisme serta mengancam kedamaian bermasyarakat. Jangan pernah ragu
untuk bertindak kalau memang harus menegakan keamanan demi terciptanya
kondosifitas diwilayah, TNI-Polri akan membantu untuk mewujudkan
semua itu, agar situasi tetap terjaga dengan aman, nyaman dan damai.
"Tegasnya".
Sebagai petugas Satlinmas yang dipilih
dari masing-masing Dusun di Desanya, hendaknya bisa memberikan contoh dan
mampu mengajak bagi warga lainya, terutama dalam kegiatan di masyarakat agar
mereka secara sadar dan dapat melaksanakan apa yang sebenarnya menjadi
perilaku yang pantas dan benar untuk dilakukan diwilayah tersebut.
"Pungkas Winarto"
Ahmad Fatoni (38) Satlinmas dari Desa
Tembelang merasa senang dengan diadakanya pembinaan yang diselenggarakan oleh
Forkopimcam kali ini. Karena hal-hal yang sebelumya tidak tau, dengan
diadakanya acara tersebut, mereka jadi faham dan mengerti, terutama
masalah tugas dan tanggung jawabnya yang harus dilakukan sebagai Satlinmas di
masyarakat. Semula saya merasa ragu apabila melaksanakan tugas diwilayah, namun
setelah mengikuti pembinaan, saya akan menerapkan ilmu yang sudah saya dapat
dari kegiatan semacam ini, karena ini merupakan sesuatu yang berharga bagi
kami. "Ucapnya" (pendimmgl)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar