MAGELANG--
Babinsa bersama poktan “Setia Tani” dan Dinas pertanian Kecamatan panenn bersama
di Desa Tempursari (10/9)
Untuk mewujudkan swasembada pangan yg menjadi slogan
para pemimpin negri ini ternyata tidak semudah dengan apa yang telah di ucapkan
sebagian kalangan dan pejabat. Hal ini tentunya menjadi tantangan bersama
dimana wilayah Indonesia sebagian besar adalah daerah agraris.
Babinsa Desa Tempursari Serka Juwairul Hidayat bersama
dengan petugas pertanian Kecamatan Candimulyo seringkali terlihat mondar-mandir
disawah penduduk Desa Binaanya untuk memberikan semangat bercocok tanam dan
sekaligus memberikan arahan tentang tata cara mengolah lahan, merawat tanaman, penyiapan
lahan, pemilihan bibit, perawatan serta penanggulangan hama sampai masa panen
tiba.
Alhamdulillah selama sekian waktu, kerja keras Babinsa
bersama dengan petugas penyuluh pertanian desa setempat dan anggota Poktan
“Setia Tani” didalam mendampingi para Petani menghasilkan buah yang manis.
Serka Juwairul. H bersama petugas Pertanian dari
Kabupaten Bp. Yami. SP, Kepala Pertanian Kec.Candimulyo Bp.Suradjiman. SP PPL
Desa Candimulyo Ibu Anita. R serta anggota Poktan “Setia Tani” mengadakan
pengubinan di salah satu lahan sawah milik Bp.Dargo. anggota Poktan tersebut.
ternyata hasil panen yang ada saat musim ini bisa dikatakan ada peningkatan
dari musim panen tahun yang kemarin. Meskipun sawah seluas 700m3 tersebut
satu-satunya sawah yang ditanami padi pada musim kemarau saat ini, karena
lokasinya berada dibawah sumber air yang debit airnya sedikit, namun bisa untuk
menanam padi.
Hal ini tak lepas dari peran serta Babinsa bersama
Petugas terkait di dalam mendampingi para petani di wilayah Binaanya tersebut.
Pada kesempatan yang ada, Dargo (52) pemilik lahan
mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pak Babinsa dan PPL yg sering terjun langsung
ke sawah bersama para petani.
“Dengan adanya pendampingan dari babinsa dan PPL, sekecil apapun kendala kami di lapangan bisa
kami tanyakan secara langsung, dan alhamdulillah hasilnya bisa kita rasakan,
“Ucapnya”
Sementara Mustajib (49) anggota poktan juga merasa
berterima kasih banyak atas pendampinganya selama ini , “Bila perlu untuk waktu
yg akan datang kerja samanya lebih di tingkatkan lagi, agar para petani lebih
paham tentang tata cara mengolah lahanya, sehingga petani bisa makmur dengan
hasil yg dicapai. “Pintanya” (pendim)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar