MAGELANG, - Munculnya beberapa kasus pasien demam berdarah di wilayah Magelang Utara membuat Puskesmas Magelang Utara bergerak cepat. Dari data yang masuk di beberapa rumah sakit, Puskesmas Magelang Utara menurunkan tim penyelidikan epidemoligi (PE) untuk menyelidiki dan memberi masukan apakah wilayah/daerah tersebut memenuhi kriteria atau tidak untuk dilakukan pengasapan/ fogging.
Lestari, Petugas Sanitarian
(Kesehatan Lingkungan) Puskesmas Magelang Utara menjelaskan pengasapan yang
dilakukan pagi ini dibeberapa tempat antara lain di lingkungan SMA N 2, Komplek
Kodim Magelang dan Sanden RW 9 Kelurahan Kramat Selatan.
"Kami lakukan
pengasapan di tiga titik berdasarkan data yang kami dapat serta masukan dari
tim PE" ujar Lestari saat ditemui di lokasi fogging Makodim 0705/Magelang,
Kamis (13/01).
Lebih lanjut Lestari
menjelaskan dalam pelaksanaan pengasapan timnya menggunakan standar kriteria
WHO. Ia juga berharap agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan
lingkungan untuk menghambat perkembangan dan penyebaran nyamuk yang dapat
menyebabkan penyakit DB.
Dandim 0705/Magelang Letkol
Arm Rohmadi menyambut baik dilakukannya pengasapan di lingkungan Kodim
Magelang. Dengan dilakukannya pengasapan di Kodim, diharapkan warga Kodim dan
warga Magelang bisa terhindar dari penyakit DB.
Dandim juga berpesan kepada
seluruh anggotanya untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungannya. ia juga
meminta para anggota untuk rajin menguras bak mandi dan membersihkan tempat -
tempat yang menggenang yang berpotesni sebagi tempat berkembangbiaknya nyamuk.
"Pemberantasan sarang
nyamuk wajib dilakukan oleh seluruh anggota sebagai antisipasi berkembangnya
nyamuk aedes aegepty", pungkas Dandim. (pen0705).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar