Sosialisasi rekrutmen TNI AD
khusus santri dan lintas agama yang disampaikan oleh Pjs Pasipers Kodim
0705/Magelang Kapten Caj Budi Krismanto merupakan tindak lanjut dari perintah
pimpinan TNI AD dalam program penerimaan prajurit yang berasal dari santri dan
lintas agama.
Dihapadapan puluhan santri,
Kapten Caj Budi yang juga Danramil 09 Tegalrejo menjelaskan syarat dan tata
cara seleksi menjadi anggota TNI AD. Ia juga menyampaikan kepada para santri
untuk menyiapkan diri baik kesehatan, jasmani dan syarat lain bagi santri yang
berminat menjadi prajurit. Seleksi penerimaan prajurit ini dilaksanakan tanpa
biaya atau gratis. Sebagai bahan persiapan, dijelaskan tahapan dan jenis
seleksi yang harus dilalui oleh para peserta seleksi. Syarat administrasi,
kesehatan, jasmani, mental ideologi hingga psycotest dijelaskan secara rinci.
"Siapkan fisik dan
kesehatan badan agar kalian bisa lolos seleksi" kata Kapten Budi.
Pimpinan Ponpes I'anatul
Mujtahidin Sekar Putih KH. Hanif Ahab mengungkapkan saat ini ada 856 santri
yang sedang menimba ilmu di Ponpes I'anatul Mujtahidin Sekar Putih di jenjang
MTs dan MA.
Terkait dengan rekrutmen
prajurit TNI dari santri, KH. Hanif Sahab menyambut baik program tersebut.
Diharapkan banyak santri yang bisa diterima menjadi prajurit TNI. Sehingga para
santri bisa menyumbangakn tenaga dan pikirannya untuk mengabdi kepada negara
dan bangsa, khususnya di bidang ilmu agama.
"Saya berharap banyak
santri yang bisa masuk mejadi TNI sehingga para santri bisa menyumbangakn
tenaga dan pikirannya untuk mengabdi kepada negara dan bangsa, khususnya di
bidang ilmu agama" ungkap KH. Hanif Sahab.
Sementara itu salah satu
santri Muhamad Zacky (19) asal Singorojo Kabupaten Kendal mengatakan
sosialisasi ini sangat bermanfaat untuk persiapan seleksi kedepan.
"Menjadi anggota TNI
adalah cita - cita saya, sosialisasi ini menjadi acuan mempersiapkan diri
mengikuti seleksi TNI"ujar Zacky. (pen0705).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar