MAGELANG - Lahan hutan Gunung Merapi Dam PU 5 di Ex.Dusun Pengger Pangkuan Desa Ngablak Kecamatan Srumbung tepatnya berada di Taman Nasional Gunung Merapi mengalami kebakaran hutan, Danramil 16/Srumbung Kapten Arm Imam Ari Setyawan memimpin apel gabungan TNI-POLRI bersama BPBD, TNGM, Damkar, anggota Koramil dan sejumlah relawan Resort TNGM Dusun Purwosari Desa Ngablak Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang Minggu, (22/10).
Danramil Kapten Arm Imam Ari Setyawan, mendapatkan laporan
informasi dari Babinsa dan masyarakat sekitar lokasi TNGM tentang terjadinya
kebakaran hutan Gunung Merapi tersebut, Koramil Srumbung dipimpin Danramil
langsung bersama instansi pemerintah dan relawan Resort TNGM melaksanakan apel
gabungan dilanjutkan tindakan pemadaman kebakaran hutan serta pendinginan
dengan luas 31,7 Ha di sekitar Taman Nasional Gunung Merapi.
Kepulan asap bersumber dari cuaca panas di musim kemarau
sehingga terjadi kepulan asap yang dihasilkan oleh cuaca panas ekstrim saat ini
mengakibatkan lahan hutan Gunung Merapi sebagian besar ditanami pohon Pinus
mengalami kebakaran hutan.
Kepulan asap dari kawasan hutan Gunung Merapi tersebut di ketahui oleh masyarakat Desa Ngablak.Gerak cepat dalam penanganan kebakaran hutan ( Karhutla) Koramil, Polsek dan relawan Resort TNGM, Damkar dan masyarakat bersama bergotong- royong saling bahu- membahu untuk melakukan pemadaman dan pendinginan dengan menggunakan selang air dari mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Magelang ke lokasi titik api Dam PU 5 lahan Pinus TNGM.
Menurut Kapten Arm Imam Ari Setyawan, kebakaran hutan yang
terjadi di wilayah TNGM yg berada di Ex. Dusun Pengger Pangkuan salah satunya
Dusun Ngablak, sebagai kawasan hutan lindung yang ditanami pohon Pinus dengan
musim kemarau saat ini cukup panjang serta sangat riskan terjadi kebakaran
hutan. Dengan semak belukar dan dedaunan kering pada lahan Pinus, memungkinkan
dapat menimbulkan kepulan asap dan dapat terjadi sumber air menyebabkan
kebakaran," ungkap Danramil.
Lanjut Danramil, untuk antisipasi kebakaran hutan tidak
meluas dengan menerjunkan tim gabungan dari TNI, Polri, petugas Damkar, relawan
Resort TNGM, maupun masyarakat sekitar satu padu melakukan pemadaman di titik
api Dam PU 5 Desa Ngablak Kecamatan Srumbung.
" Syukur Alhamdulillah hari ini kita bersama- sama tim
gabungan dapat memadamkan titik api dan untuk upaya pendinginan lahan serta
memantau terus perkembangan saat ini pasca pemadaman. Danramil juga mengajak
dan menghimbau kepada seluruh masyarakat di sekitar lokasi TNGM, memasuki musim kemarau sehingga sangat rentan
terjadi kebakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu selaku satuan kewilayahan
dalam hal ini Koramil 16/Srumbung mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah
Srumbung dan aparat pemerintah untuk selalu bersama menjaga dan merawat hutan
dan lahan Gunung Merapi yang merupakan salah satu gunung berapi aktif di
Kabupaten Magelang," pesan Kapten Arm Imam Ari Setyawan.
Pen0705/Mgl

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar