MAGELANG -
Guna tetap menjaga kemampuan untuk meningkatkan kemahiran setiap Babinsa
Kewilayahan, Prajurit Kodim 0705/ Magelang menggelar latihan menembak senjata
ringan Triwulan IV di Lapangan Tembak Satria Diponegoro Yon Armed 3/103 Tarik
Magelang, Selasa ( 05/12).
Komandan latihan ( Danlat) Kapten Inf Abriyanto Tego Cahyono selaku Danlat latihan menembak senjata ringan mengatakan, menembak merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap anggota prajurit Kodim 0705/ Magelang. Untuk mengasah dan mempermahir dalam keterampilan menembak, dibutuhkan latihan yang terus ditingkatkan guna menjaga ketrampilan dalam menembak di setiap anggota.
"Harapan dari latihan menembak senjata ringan ini,
sebagai salah satunya untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan prajurit terus
terpelihara dengan baik," ungkap Danlat.
Ditempat yang sama, Kapten Cba Sugiono sebagai Koordinator
materi dan latihan menembak menyampaikan, bahwa setiap anggota Kodim Magelang
hari ini mengikuti dan melaksanakan latihan menembak senjata ringan selama dua
hari tanggal 5 dan 6 pada Triwulan IV tahun Desember 2023. Dengan harapan
diselenggarakan latihan menembak senjata ringan akan mengasah kemampuan kembali
tentang naluri setiap anggota militer baik yang ada di Koramil - Koramil maupun
di staf Kodim Magelang.
" Latihan menembak senjata ringan selama dua hari, kita
maksimalkan dalam pelaksanaan sehingga seluruh prajurit dapat memiliki naluri
bertempur disetiap saat," imbuhnya.
Sementara Pasi Operasi Kodim 0705/ Magelang Kapten Arm Imam Ari Setyawan menuturkan, menembak senjata ringan ini dilakukan setiap tiga bulan sekali. Dengan tujuan setiap anggota prajurit Kodim Magelang dapat mengembangkan serta meningkatkan kemampuan dalam menembak.
Pada pelaksanaan latihan menembak di lapangan Tembak Satria
Diponegoro Yon Armed 3/ 103 Tarik Magelang, diikuti ratusan personil dari
anggota Koramil dan anggota staf yang ada di Kodim 0705/ Magelang.
Lebih lanjut, Pasi Operasi Kodim Magelang menambahkan, tetap setiap anggota dalam latihan menembak senjata ringan harus memprioritaskan keamanan dan keselamatan di lapangan. Dengan harapan pelaksanaan program latihan dapat berjalan dengan lancar dan aman.
"Pada latihan menembak senjata ringan disiapkan
penyelenggara latihan dengan jarak tembak 100 meter menggunakan sikap tiarap
tidak tersandar untuk menjaga ketepatan dalam sasaran tembak setiap personil
anggota dalam latihan menembak.
Pen0705/Mgl




Tidak ada komentar:
Posting Komentar