MAGELANG – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di kawasan Lereng Gunung Sumbing. Untuk itu Kodim 0705/Magelang bersama Perhutani dan unsur terkait melaksanakan penanganan Karhutla tepatnya di Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Kamis (22/10/2026).
Sebelum bergerak ke lokasi, dilaksanakan apel bersama yang dipimpin oleh ADM Perhutani KPH Kedu Utara, Dimyati. Dalam arahannya, Dimyati menyampaikan, berdasarkan pantauan pagi ini titik api sempat terpantau sudah tidak ada, namun saat pengecekan terakhir masih terdapat 3 titik api.
Untuk itu seluruh personel dan relawan dengan membawa logistik yang telah disiapkan akan menyisir langsung menuju titik api tersebut untuk melanjutkan pemadaman dan pembuatan sekat bakar.
"Hari ini mudah-mudahan hari terakhir, akan tetapi manakala dibutuhkan kita masih siap dan bersama-sama. Utamakan keselamatan dan semoga kegiatan hari ini bisa berjalan efektif," ujarnya.
Sementara itu Pasiops Kapten Inf I Ketut Kukuh dalam keterangannya mengatakan, kebakaran di wilayah Kaliangkrik terjadi karena cuaca panas yang ekstrim. Penyebab kebakaran diduga akibat rambatan api dari wilayah Wonosobo ke kawasan hutan wilayah Magelang.
Untuk itu kami melaksanakan penanganan secara terpadu dengan mengerahkan personel gabungan terdiri dari Perhutani, TNI, Polri, BPBD, TRC, Relawan Base camp, serta warga untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan.
"Kegiatan penanganan Karhutla dilaksanakan secara terpadu untuk mencegah meluasnya kebakaran yang berpotensi meluas akibat angin, rumput kering serta medan yang sulit dijangkau, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel," pungkasnya.
Redaktur : Pen0705/Mgl

Tidak ada komentar:
Posting Komentar